Kamis, 28 Maret 2019

Asal Usul Mobil Hybrid/Hibrida Dan Hak Paten

Severinsky merupakan seorang ahli mesin dan pengusaha yang hijrah dari Uni Soviet (saat itu) ke Amerika Serikat. Penemuannya pertama kali dipresentasikan di James Clarck School of Engineering di Universitas Maryland pada 1980-an.
Hasil penemuannya tersebut juga mengangkat namanya dalam jajaran penemu dan akan dilantik sebagai Innovation Hall of Fame di Universitas Maryland pada 30 Oktober mendatang.
Sementara gelar Doctor of Philosophy (PhD), diraih di Institute for Precision Measurements in Radioelectronics and Physics Moskow.
Saat menemukan teknologi hybrid, dia berkesimpulan bahwa membuat mesin mobil yang sepenuhnya digerakkan dengan listrik, untuk saat ini, sangat sulit karena melibatkan komponen yang sangat kompleks dan mahal. Sementara yang paling realistis adalah membuat mesin mobil yang dijalankan dengan kombinasi motor listrik dan mesin bakar konvensional.
Kontribusinya dalam menciptakan energi alternatif sudah dimulai sejak 1986, bergabung dengan tim dari Maryland Technology Enterprise Institute (Mtech), dia  membuat sumber energi listrik yang diguanakan sebagai power suplay pada komputer. Dilanjutkan dengan tim berbeda namun lasih dengan kampus yang sama, membuat teknologi yang dinamakan Power-Assisted Internal Combustion Engine (PAICE), untuk membuat mesin bakar konvensional yang sudah dikombinasikan dengan motor listrik.
Pada 1992 dia sudah mematenkan penemuan teknologi hybridnya. Kemudian pada 14 Oktober 1999, bentuk fisik dari mesin teknologi Paice yang sudah digunakan pada mobil Cadillac Coupe, didemonstrasikan di Detroit. Severinsky berhasil membuktikan bahwa mesin tersebut dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar. Saat diuji coba di perkotaan, konsumsi bahan bakarnya berkurang hingga 50 persen.
Melihat penemuannya, produsen mobil Amerika dan Jepang mulai tertarik. Namun mereka lebih memilih untuk mengembangkannya secara mandiri. Saat Toyota mulai memperkenalkan Prius, Severinsky berjuang untuk mempertahankan hak patennya. Dia sempat memenangkan kasus ini pada 2005, namun proses pengadilan masih berjalan hiingga saat ini.
Toyota diharuskan membayar kerugian kepada Severinsky senilai USD4,23 juta atas hak patennya. Namun pengadilan distrik di Utara Texas dalam persidangan beberapa waktu lalu, tidak menyetujui jika pembayaran paten dikenakan pada seluruh model Toyota yang sudah menggunakan hybrid. Akhirnya Toyota diharuskan membayar salah satu dari tiga model hybrid, yaitu Prius II, highlander, dan Lexus RX400H yang telah terjual. Dari setiap mobil yang terjual, Toyota membayar USD25 atau sekira Rp250.000.

Kamis, 24 Januari 2019

Membuat E - Learning dengan Appypie


Disini saya berkelompok dengan beranggotakan 4 orang , yaitu :
1. Annelka Almayda H
2. Dicky Ramadan
3. M Pandu Wicaksono
4. Rizky Nur Hasani
Mobile learning didefinisikan oleh Clark Quinn [Quinn 2000] sebagai “The intersection of mobile computing and e-learning: accessible resources wherever you are, strong search capabilities, rich interaction, powerful support for effective learning, and performance-based assessment. ELearning independent of location in time or space”.
                Berdasarkan definisi diatas maka pengertian mobile learning atau m learning adalah model pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Kemudahan dari adanya m learning ini adalah tersedianya topik materi yang diajarkan setiap harinya. Selain materi yang dapat di aksese setiap harinya, m learning juga memiliki visualisasi materi yang menarik.
                Penggunaan m learning ini menjurus pada perangkat teknologi informasi genggam dan divais bergerak. Misalnya, teleon genggam, PDA, laptop, dan teblet PC. M learning juga merupakan bagian elektronik dari e learning (electronic learning) dan d learning (distance learning).
Faktor yang memengaruhi berkembang dan suksesnya m learning adalah, sebagai berikut.
·         Terdapatnya kemajuan sarana yang makin canggih, banyak dan murah.
·         Perkembangan teknologi seluler atau wireless (misalnya, 2G, 2.5G, 3G, 3.5G, 4G, 4.5G, 5G).
·         Tuntutan kebutuhan.
Disini saya akan menjelaskan langkah langkah membuat mobile e-learning sederhana. Sebelum kita mulai silahkan download applikasi yg tertera dibawah. Setelah kalian sudah mendownload applikasi ini, buka dan ikuti langkah2 seperti dibawah ini.
1. Pertama tama pilih create new app pada pilihan seperti di bawah.

2.  Lalu setelah itu pilih Education

3. setelah itu pilih design Sesuai yang kalian inginkan.

4. Kemudian Klik Icon About Us lalu isi data diri kita atau kalian masing-masing


5. Isi fitur masing-masing








6. Desain Aplikasi sesuai yang kita inginkan

Jika kalian mau mencoba silahkan klik link dibawah ini
lalu klik download pada bagian adroid

                Mungkin hanya itu yg bisa saya jelaskan, mohon maaf kalau masih ada kekurangan karena saya juga masih belajar. Di dunia belajar pasti ada namanya kesalahan. Sekian, dan terima kasih sudah mampir di blog saya.